ABSTRAK

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji apakah terdapat pengaruh leverage, free cash flow dan good corporate governance yang di proxy kan oleh proporsi dewan komisaris independen, komite audit, kualitas audit, dan kepemilikan manajerial terhadap praktik perataan laba atau income smoothing. Sampel penelitian ini adalah perusahaan manufaktur sektor industri dasar dan kimia yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) dari tahun 2007-2011. pemilihan sampel dalam penelitian ini menggunakan purposive sampling. Dengan metode ini diperoleh 30 perusahaan manufaktur sektor industri dasar dan kimia. Analisis data menggunakan regresi logistik. Hasil penelitian secara parsial menunjukkan bahwa leverage dan komite audit berpengaruh terhadap praktik perataan laba. Free cash flow dan good corporate governance yang di proxy kan proporsi dewan komisaris independen, kualitas audit, dan kepemilikan manajerial tidak berpengaruh terhadap praktik perataan laba. Dan secara simultan variabel independen berpengaruh terhadap income smoothing dengan nilai sig 1,3 %. Hal ini dikarenakan apabila seluruh komponen leverage, free cash flow dan good corporate governance disatukan, maka pengendalian yang dilakukan terhadap perilaku manajemen yang cenderung melakukan perataan laba lebih efektif.

 

Kata kunci : Perataan laba (income smoothing), leverage, free cash flow dan good corporate governance

1 thought on “

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s